Syarat Nikah Dengan WNI Dan WNA Di Catatan Sipil Terbaru 2019

Advertisement

Syarat Nikah Dengan WNA 2019 – Bagi sobat yang akan melaksanakan pernikahan pastinya membutuhkan banyak persiapan untuk bisa melaksanakan pernikahan. Pada ummunya mempersiapkan pernikahan bukan hanya pada masalah materi, urusan dokumen juga harus sudah di persiapkan jauh-jauh hari. Sangat penting kaitannya untuk sobat yang ingin menikah menyiapkan beberapa dokumen tersebut.

Karena dokumen tersebut nantinya yang menyadi salah satu syarat nikah baik dengan WNI maupun WNA pastinya membutuhkan dokumen-dokumen pelengkap. Bagi sobat PLAYON yang akan berrencana menikah dengan sesama Warga Negara Indonesia (WNI) pastinya lebih mudah. Berbeda cerita bagi sobat yang akan melangsungkan pernikahan dengan Warga Negara Asing (WNA) dimana syarat yang dibutuhkan lebih rumit.

Daftar Isi Artikel

Dimana pernikahan antara WNI dengan WNA membutuhkan syarat yang cukup banyak dan prosesnya memang lebih memakan waktu. Hal tersebut tidak lain karena harus mengurus berbagai dokumen dan persyaratan di kedua negara yang otomatis memiliki banyak perbedaan. Namun meskipun terbilang memakan waktu pernikahan dengan WNA terbilang mudah jika kedua pasangan sudah memiliki dokumen yang lengkap.

Kali ini PLAYON akan membahas menggenai Syarat Nikah Dengan WNI Dan WNA Terbaru di Catatan Sipil baik untuk sobat yang akan menikah ataupun belum menemukan pasangan wajib tahu proses ini. Karena pada hakikatnya semua orang akan menjumpai proses pernikahan, baik cepat atau lambat. Berikut adalah rangkuman Syarat Nikah Dengan WNI Dan WNA Di Catatan Sipil Terbaru selengkapnya :

Daftar Syarat Nikah Dengan WNI Dan WNA Terbaru

Syarat Nikah Dengan WNI Dan WNA Di Catatan Sipil Terbaru 1

Syarat Nikah Dengan WNI Dan WNA Di Catatan Sipil Terbaru

Menikah Di Kantor Urusan Agama (KUA)

Untuk bisa menikah secara resmi sobat wajib mendatangi KUA terdekat baik untuk pihak laki-laki mapum perempuan untuk membuat ijin menikah. Untuk bisa mendaftarkan pernikahan di kantor urusan Agame sendiri sobat wajib memiliki dokumen dan syarat-syarat wajib pendukung lainnya untuk bisa mengajukan permohonan pernikahan. Adapun syarat-syaratnya diantarannya :

Baca Juga   Cara Mudah Membayar Pajak kendaraan Bermotor Secara Online

1. KUA

Setelah yakin akan melangsungkan pernikahan pada hari dan tanggal yang tepat maka langkah selanjutnya adalah mendatangi KUA untuk membuat surat permohonan menikah. Adapun beberapa dokumen haruslah sobat dapatkan terlebih dahulu dari RT/RW/Desa/Kelurahan tempat domisili sesuai KTP masing-masing pasangan.

  • RT : Mendatangi rumat RT untuk meminta surat pengantar ke keluarahan bahwasannya yang bersangkutan akan melaksanakan pernikahan. Setelah surat tersebut mendapat tanda tangan dan cap dari kantor kelurahan terkait maka langkah selanjutnya adalah dengan mendatangi kantor kelurahan.
  • Kelurahan : Bawa surat penggantar yang di dapatkan dari RT tersebut ke kantor keluarahan. Jangan lupa lengkapi juga dengan dokumen wajib lain seperti fotokopi KTP, akte lahir, dan juga kartu keluarga dari masing-masing calon. Kemudaian pihak dari kelurahan baru akan mengeluarkan surat N1, N2, dan juga N4 yang selanjutnya dibawa ke kecamatan.
  • Kecamatan : Bawa kartu / surat N1, N2, dan juga N4 yang di dapatkan dari kantor kecamatan untuk selanjutnya mendapatkan tanda tangan dan juga stampel dari pihak kecamatan.
  • KUA : Setelah surat N1, N2, dan juga N4 di stempel dan di tanda tangai oleh pihak kecamatan barulah sobat mendatangi KUA untuk menyerahkan dokumen tersebut sebagai syarat nikah, tentunya dengan dokumen pelengkap lainnya.

Setelah selesai mengurus semua syarat wajib sampai di kecamatan sobat tindak langsung bisa ke kecamatan karena perlu menyiapkan dokumen dan syarat tambahan lainnya yang di perlukan di Kantor Urusan Agama (KUA). Syarat-syarat pelengkap yang berikutnya di bawa ke KUA juga beda baik untuk WNI dan WNA. Berikut dokumen wajib yang harus di siapkan untuk WNI maupun WNA selengkapnya:

Dokumen Yang Diperlukan KUASyarat Menikah Dengan WNA

WNA

Menikah dengan Warga Nega Asing (WNA) memang bukan suatu kebetulan yang di sengaja. Entah bagiamana ceritanya jika ALLAH sudah berkehendak maka akan terjadi. Salah satunya untuk urusan jodoh, bisa saja jodoh yang jauh di negara lain bisa menjadi jodoh sobat. Untuk menyiapkan penikahan di Indonesia maka membutuhkan beberapa syarat wajib seperti :

  • CNI (Certificate of No Impediment) atau surat izin menikah di negara lain yang dikeluarkan dari kedutaan calon suami / istri.
  • FC/Fotokopi akta kelahiran.
  • FC/Fotokopi kartu identitas (KTP) dari negara calon suami / istri.
  • FC/Fotokopi paspor dari calon pengantin.
  • Pasfoto 2×3 (4 lembar) dan 4×6 (4 lembar).
  • Surat keterangan mualaf (jika agama sebelumnya bukan Islam).
  • Surat keterangan domisili.
  • Semua dokumen dalam bahasa asing Harus terlebih dahulu di terjemahkan kedalam bahasa Indonesia, hal tersebut harus dilakukan oleh dilakukan oleh seorang penerjemah tersumpah.
Baca Juga   Kode Bank Indonesia 2019 : BNI, BCA, Mandiri, BRI Terlengkap

WNI

Berbeda dengan pesyaratan untuk WNA, persyaratan untuk WNI sendiri pastilah lebih mudah di dapatkan. Selain itu jika sudah mendapatkan semua syarat-syarat untuk di lampirkan ke KUA sobat harus mendaftarkan setidaknya 1 Bulan sebelum hari H. Jangan sampai nantinya kita salah melakukan pendaftaran hanya karena waktu yang terlalu mepet. Nantinya juga sobat akan diberikan pilihan untuk melakukan ijab Qobul di kantor KUA atau di kediaman memperlai wanita/Pria.

  • KTP masing-masing mempelai (Asli dan Fotocopy).
  • Akta Kelahiran (Asli dan Fotocopy).
  • Kartu Keluarga (Asli dan Fotocopy).
  • KTP orang tua (Asli dan Fotocopy).
  • Buku nikah orang tua (Asli dan Fotocopy).
  • Data 2 orang saksi pernikahan, berikut fotokopi KTP yang bersangkutan.
  • Pasfoto 2×3 (4 lembar) dan 4×6 (4 lembar).
  • Bukti pembayaran PBB.
  • Surat keterangan belum menikah yang ditandatangani oleh RT dan RW.
  • Formulir N1, N2, dan N4 dari Kelurahan dan Kecamatan.
  • Formulir N3 dari KUA.

Dokumen-daokumen tersebut biasanya juga akan di urus oleh pihak desa (Kayim) yang selanjutnya akan di serahkan kepada pihak KUA. Namun tidak semua daerah di Indonesia menggunakan cara ini. Sampai dengan tahun 2019 biaya nikah di KUA adalah gratis alias tidak di punggut biasa sepeserpun. Namun tidak menutup kemungkinan juga terjadinnya biasa lainnya.

Biaya Pernikahan Di KUA

Biaya Pernikahan TerlengkapPerlu sobat Playon ketahui bahwa dalam PP No. 48 Tahun 2014 yang berlaku mulai 7 Juli 2014, yang menyatakan bahwa biaya pernikahan di KUA adalah Rp0 (nol) / gratis. Hal tersebut berlaku untuk semua pernikahan yang berlangsung pada saat jam operasional  KUA. Jika semua dokumen dan syarat diatas terpenuhi maka sobat tinggal mendatangi KUA untuk mendaftarkan pernikahan setidaknya 30 hari sebelum hari H.

Baca Juga   Manfaat Buah Bidara Untuk Kesehatan Dan Kecantikan
BankNo Rekening 
Bank BNI0346138083
Bank BRI023001002788304
Bank Mandiri1030006226746

Namun untuk pernikahan diluar jam operasional KUA atau bertempat tidak di kantor KUA yang bersangkutan maka ada biaya yang harus dibayarkan. Dimana nantinya biaya tersebut akan masuk kedalam kas negara.

Jangan lupa sobat Playon juga wajib menyimpan bukti pemabayaran tersebut untuk nantinya di serahkan pada pihak KUA. Setelah proses tersebut terjadi nantinya sobat akan mendapatkan buku nikah tanpa melakukan biaya administrasi ataupun lainnya. Biasannya buku nikah akan diserahkan secepatnya baik pihak pria ataupun wanita akan mendatkan satu buku nikah. Demikian proses yang harus di jalani untuk melaksanakan pernikahan. Jangan lupa juga baca artikel PLAYON.CO.ID sebelumnya menggenai Cara Mengatasi Anemia secara alami pada artikel kesehatan sebelumnya.

5/5 (1 Review)
Advertisement